WORKSHOP IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA TAHUN AJARAN 2023/2024

Garut- SDIT Persis Tarogong telah melaksanakan WORKSHOP IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA TAHUN AJARAN 2023/2024 dengan mengusung tema “Peningkatan Kualitas Guru dan Mutu Sekolah dalam Merdeka Mengajar. Workshop IKM ini berlangsung selama 2 hari yaitu hari Senin-Selasa tanggal 17-18 Juli 2023 yang bertempat di SDIT Persis Tarogong.

Narasumber pada workshop IKM ini yaitu Dedah Maryonah, M.Pd. (Korwas Tarogong Kidul), Ida Siti Faridah, M.Pd. (Pengawas Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Garut), Rita Uthartianty, M.Pd. (BBPMP Jawa Barat), dan Tintin Kartini, S.S., M.Pd. (BBPMP Jawa Barat).

Iyus Susanto, M.Pd. Kepala Sekolah SDIT Persis Tarogong menyatakan bahwa: Harapan dari penyelenggaraan workshop implementasi kurikulum merdeka bisa mencakup beberapa hal berikut:

  1. Pemahaman yang Lebih Mendalam: Workshop ini diharapkan dapat membantu peserta memahami konsep, tujuan, dan prinsip dari kurikulum merdeka dengan lebih mendalam. Peserta diharapkan dapat memperoleh wawasan yang lebih baik tentang bagaimana kurikulum merdeka berbeda dari pendekatan kurikulum tradisional.
  2. Keterampilan dan Pengetahuan untuk Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka: Peserta workshop diharapkan dapat memperoleh keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk menerapkan kurikulum merdeka di lingkungan pendidikan mereka. Ini bisa mencakup pemahaman tentang pendekatan berbasis kompetensi, penggunaan sumber daya pembelajaran yang beragam, dan metode penilaian yang sesuai.
  3. Pengembangan Materi Pembelajaran yang Inovatif: Workshop ini mungkin memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengembangkan materi pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan kurikulum merdeka. Harapannya, mereka dapat menciptakan konten yang relevan, menarik, dan mengakomodasi kebutuhan siswa secara individual.
  4. Kolaborasi dan Jaringan: Workshop dapat menjadi platform untuk kolaborasi antara para peserta dari berbagai latar belakang pendidikan. Dengan berbagi pengalaman dan ide, diharapkan akan ada pertukaran pengetahuan yang saling menguntungkan dan memperluas jaringan profesional di antara peserta.
  5. Peningkatan Mutu Pendidikan: Melalui implementasi kurikulum merdeka, diharapkan akan terjadi peningkatan mutu pendidikan secara keseluruhan. Kurikulum merdeka menekankan pada pemberdayaan siswa, penekanan pada keterampilan dan pemahaman konsep, serta relevansi materi dengan dunia nyata, yang semuanya berpotensi meningkatkan efektivitas proses pembelajaran.
  6. Meningkatkan Daya Inovasi dan Kreativitas Siswa: Kurikulum merdeka yang berorientasi pada pengembangan keterampilan dan minat unik siswa diharapkan dapat mendorong daya inovasi dan kreativitas mereka. Dengan demikian, diharapkan para peserta workshop dapat menciptakan lingkungan belajar yang menginspirasi dan mendukung pertumbuhan siswa secara holistik.

Ida Siti Faridah, M.Pd. Pengawas Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Garut menyatakan bahwa Di Era revolusi industri4.0 Dan society5.0 Satuan pendidikan harus mampu mengembangkan sekolah yang adaptif. Salah satunya dengan kegiatan peningkatan profesionalislme guru. Kegiatan Workshop di SDIT Persis Tarogong merupakan salah satunya upaya untuk meningkatkan kualitas Guru-guru hebat yang kreatif, inovatif dan adaptif. Kita mendidik anak-anak yang milenial maka gurunya pun tidak boleh ketinggalan harus menjadi guru yang milenial, mendidikn sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan murid.
hebat dan luar biasa bapak Kepala Sekolah dan bapak iibu guru SDIT persis Tarogong tetap semangat berkarya dan terdepan. SDIT persis tarogong Unggul dan berprestasi Insya Allah.

Rita Uthartianty, M.Pd. BBPMP Jawa Barat dan Tintin Kartini, S.S., M.Pd. BBPMP Jawa Barat menyatakan bahwa Gambaran tentang apa yang mungkin diharapkan dari implementasi sebuah konsep “Kurikulum Merdeka” dalam konteks pendidikan.
Kurikulum Merdeka adalah gagasan tentang memberikan lebih banyak kebebasan dan fleksibilitas kepada siswa dan guru dalam mendesain dan menyesuaikan pembelajaran sesuai dengan kebutuhan dan minat mereka. Beberapa hal yang diharapkan dari implementasi Kurikulum Merdeka adalah:
Peningkatan partisipasi siswa: Dengan memberikan siswa lebih banyak kebebasan untuk memilih materi pelajaran dan gaya pembelajaran yang sesuai, diharapkan mereka akan lebih termotivasi dan bersemangat dalam proses belajar-mengajar.
Pembelajaran yang relevan: Kurikulum Merdeka berusaha untuk mengakomodasi minat dan bakat siswa. Dengan demikian, siswa dapat mengambil mata pelajaran atau proyek yang lebih relevan dengan aspirasi dan tujuan masa depan mereka.
Pengembangan kreativitas: Pendekatan ini dapat memungkinkan guru dan siswa untuk lebih kreatif dalam mendesain strategi pembelajaran, mengintegrasikan seni, musik, teknologi, dan metode interaktif lainnya.
Penumbuhan kemandirian: Siswa dapat memperoleh keterampilan kemandirian karena tanggung jawab yang lebih besar dalam mengatur waktu dan belajar sesuai preferensi mereka sendiri.
Pembelajaran berpusatkan siswa: Fokus pada siswa dalam Kurikulum Merdeka membantu menggali potensi masing-masing individu dan memfasilitasi pertumbuhan personal mereka.
Penyesuaian dengan perkembangan zaman: Dengan kebebasan dalam merancang kurikulum, sekolah dapat lebih mudah menyesuaikan diri dengan perkembangan terkini dalam dunia pendidikan dan teknologi.
Pengajaran yang lebih inklusif: Kurikulum Merdeka dapat membantu mengakomodasi kebutuhan beragam siswa, termasuk mereka dengan disabilitas, dan memberikan pendekatan pembelajaran yang lebih inklusif.
Namun, perlu diingat bahwa implementasi Kurikulum Merdeka juga perlu mendapat dukungan yang tepat dari kurikulum nasional dan pemerintah pendidikan. Selain itu, peran guru sebagai fasilitator dan pembimbing tetap krusial dalam menjalankan kurikulum ini dengan sukses.

#humassditpersistarogong

Leave a Reply


Warning: Undefined variable $user_identity in /home/u1489582/public_html/wp-content/themes/oceanwp/comments.php on line 41

Tinggalkan Balasan